17
Jun

prematur-baby-in-icu

Info tuk ibu-ibu, bila mau melahirkan…

Bayi caesar yang lahir sebelum usia matang kehamilan, 39 pekan, berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan. Jika bayi lahir pada usia 37 minggu, risiko gangguan itu dua kali lipat dari yang  dilahirkan setelah 39 minggu. Jika bayi dilahirkan pada usia 38 minggu, risikonya menurun setengahnya.

” Selain berisiko mengalami gangguan pernapasan, bayi ini rentan terhadap komplikasi infeksi dan kekurangan gula darah. Akibatnya, bayi harus dirawat di unit perawatan intensif selama lima hari, bahkan lebih,” kata Dr Alan T.N.Tita, anggota tim peneliti National Institute of Child Health and Human Development. Laporan ini diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine.( Tempo,18 Januari 2009).

Menurut pengajar di University of Alabama Birmingham itu, penelitian tersebut dilakukan karena kian populernya proses caesar sebagai cara memilih tanggal kelahiran. Faktanya, dari penelitian pada 19 rumah sakit di Amerika Serikat, 40 persen dari 1,2 juta ibu hamil memilih tanggal kelahiran itu tanpa memperhatikan masa ideal kandungan. Banyak orang menilai usia kelahiran bayi sama saja antara 37 minggu dan 39 minggu. Tapi,menurut saya sebaiknya menunggu sampai usia normal 39 minggu katanya.

( Tempo 18 Januari 2009)

Pengalaman istri senior :

Karena memilih tanggal kelahiran, dan usia kehamilan di bawah 37 minggu mengakibatkan bayi tersebut harus masuk inkubator  dirawat selama 1 minggu, baru pulang 3 hari dirumah, si bayi mengalami sesak nafas dan membiru (dikarenakan pernafasaannya blm sempurna kt dokter) dan akhirnya si bayi kembali masuk rumah sakit selama 2 minggu, bayangkan bagaimana paniknya orangtuanya pada saat itu.

Syukur Alhamdullilah sekarang bayi tersebut tumbuh sehat.

nah sebaiknya tunggulah sesuai usia kehamilan..semua tanggal dan hari adalah baik.

mohon doa ya biar aku bisa merasakan bagaimana hamil dan melahirkan..

Posted by: Ria Djon | no responses
20
May

Anda pernah merasakan sakit tenggorakan? Bila Ya, sangatlah tidak enak rasanya..tenggorokan kering , merah atau terdapat bercak putih di bagian belakang tenggorokan , susah untuk menelan dan ditambah pusing serta suhu tubuh meningkat. Penyebab utama sakit tenggorokan adalah bakteri, seperti Streptoccus atau virus. Apalagi seperti saat ini dunia sedang memanas akibat pemanasan dunia sehingga cuaca berubah dengan sangat cepatnya. Seperti sekarang ini musim hujan dan angin terjadi di banyak wilayah-wilayah di Indonesia , sehingga akan mengakibatkan sakit tenggorokan dan akan dengan mudah menempel kepada siapa saja.

Nah anda jangan kuatir, bila anda mengalami sakit tenggorokan menyerang, anda bisa melakukan beberapa cara penangkalan seperti ditulis di situs guardian ini : (tempo)

1. Perbanyaklah minum

2. Makanlah permen pelega tenggorokan untuk memperbanyak produksi air liur

3. Atau anda dapat berkumur dengan air hangat bercampur garam. Lakukan ini beberapa kali sehari

4. Minumlah obat pengurang rasa sakit standar seperti parasetamol, aspirin dan ibuprofen

5. Minuman hangat, seperti teh dengan lemon dan madu, juga membantu

6. Anda juga dapat mengkonsumsi antibiotik, tapi ada efek sampingnya. Antibiotik hanya cocok untuk sakit tenggorokan yang disebabkan oleh Streptococcus.

Semoga bermanfaat untuk kita semua..

Posted by: Ria Djon | one response
19
May

supplemenKadang kita malas untuk memakan buah-buah dan sayuran secara langsung dan memang lebih mudah bagi kita untuk  mengkonsumsi berbagai jenis multivitamin dengan harapan dapat menambah ketahanan tubuh . kitapun  mempercayai multivitamin tertentu dapat mengindarkan kita dari penyakit tertentu.  Penting diperhatikan untuk para “pemuja” suplemen-multivitamin ternyata tidak sesakti seperti iklan. Tidak dapat menahan kelainan sistem tubuh yang bisa memicu kanker atau penyakit jantung.

Women Health Initiative di Amerika Serikat melakukan ekspeerimen terhadap 161.808 orang wanita. Periset, dokter dari 40 cabang lembaga itu, mengumpulkan sampel pengguna multivitamin. Riset yang dibiayai pemerintah Amerika ini membandingkan mereka dengan sampel wanita yang mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran. Selama  8 tahun peneliti memantau sel-sel tubuh responden.Hasilnya, sekitar 42 % pengkonsumsi multivitamin memiliki gejala yang sama dengan orang-orang yang potensial menderita beberapa jenis kanker, seperti usus dan payudara. sedangkan pemakan sayuran dan buah-buahan tidak. (tempo)

Hasil riset yang ditulis dalam Archives of Internal Medicine itu menyebutkan multivitamin tak terbukti memberikan keunggulan ketahanan tubuh terhadap 10 kategori penyakit yang diteliti, termasuk kanker usus, serangan jantung, storke dan penyumbatan darah. Penelitian ini menganulir riset para peneliti sebelumnya yang menyatakan sebaliknya.(tempo)

Nah…mulai sekarang lebih banyak mengjonsumsi buah-buah dan sayuran secara langsung dan lebih baik mengkonsumsi multivitamin dan suplemen hanya sebagai tambahan saja dan jangan lupa untuk selalu berolahraga secara teratur untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar.

Posted by: Ria Djon | no responses
18
May
welcome to my blog

Welcome to my blog

Selamat Datang,

Semoga bermanfaat buat adik, kakak, teman, saudara dan semua kalangan.

Terima kasih untuk adek Rora dan mas Agus yang telah memberi inspirasi membuka blog ini

dan suamiku tercinta yang selalu memberi semangat dalam segala hal..Love U so Much Donga..

Posted by: Ria Djon | one response